maafkan kami tuhan.
tangan ini mengotori tanahmu.
kaki ini berpijak angkuh.
lupa pada dirimu
karena nafsu yang membelit.
seribu sujud terlakon.
berharap engkau mengampuni.
dosa-dosa yang membintik.
menoda hitam diatas putih.
maafkan kami tuhan.
deritamu telah terbaca.
murkamu tlah terdengar.
kami tlah tahu.
engkau benar-benar marah.
(pondok malino jaya. 8 februari 2008). 07: 38 am
Jumat, 22 Februari 2008
PENGAKUAN
maafkan kami tuhan.
tangan ini mengotori tanahmu.
kaki ini berpijak angkuh.
lupa pada dirimu
karena nafsu yang membelit.
seribu sujud terlakon.
berharap engkau mengampuni.
dosa-dosa yang membintik.
menoda hitam diatas putih.
maafkan kami tuhan.
deritamu telah terbaca.
murkamu tlah terdengar.
kami tlah tahu.
engkau benar-benar marah.
(pondok malino jaya. 8 februari 2008). 07: 38 am
Kamis, 14 Februari 2008
NAFSU ANGKARA
Terhampar sawah dalam tembiring.
Melingkat bukit.
Membentang hijau nan zamrut.
Damai dalam kedamaian.
Angkara tergelitik.
Meraih bintang tenggelam.
Seribu langkah terlakon.
Bulir-bulir terengkuh.
Melimpah nan sekejap.
Meski tanah sakit.
Manusia angkuh nan durjana.
Merusak damai nan tertitah.
Berganti bencana menancap.
Tunggu karmamu.
(Makassar 8 Februari 2008)
BERBAGI DUKA
Bingkai masamu. Lirik kumuhku dengan matamu.
Kan kubagi bau ini denganmu.
Bersama barisan lalat-lalat.
Teronggok sampah berjengkal-jengkal.
Menutup ruangku rakus.
Hanya keresahan kelabu.
Bagi duka ini.
Rasakan sesak ini.
Tak hanya sebatas busa-busa.
Diatas kursi empukmu.
Wahai panglima.
(Makassar, 8 Februari 2008)
Minggu, 10 Februari 2008
JERIT YANG TERLUKA
LAKU SANG JIWA
Sabtu, 09 Februari 2008
tiada yang berharap
tiada yang terharap
kuurai malam. kujalin pelangi nan merona. dihias hujan. aku menari lesu.
aku ingin berubah. aku ingin lelap. tanpa seribu kunang-kunang.
PENGAKUAN
maafkan kami tuhan.
tangan ini mengotori tanahmu.
kaki ini bepijak angkuh.
lupa pada dirimu.
karena nafsu yang membelit.
seribu sujud terlaku.
berharap engkau mengampuni.
dosa-dosa yang membintik.
menoda hitam diatas putih.
maafkan kami tuhan.
deritaku tlah terbaca.
murkamu tlah terdengar.
kami tlah tahu.
engkau benar-benar marah.


